sobat jagat mungkin agak aneh ane baru posting tentang mengukur komponen dasar padahal udah berjalan jauh..
maaf temen-temen tapi ane buat trit ini karena untuk membantu temen-temen yang lagi nganggur biar isa menjadi wiraswasta dengan keuletan yang dimiliki.. paling nggak dasar ini isa membantu temen-temen mengetes barang disekitar...
1. Mengukur Tegangan AC, DC, dan jalur PCB
Mengukur Tegangan AC- Pastikan yang diukur adalah tegangan AC.
- Putar batas ukur ke arah ACV dengan batas ukur yang lebih tinggi dari tegangan yang diukur. Misalnya tegangan yang di ukur 200 VAC maka batas ukurnya adalah 250 VAC.
- Hubungkan probe ke masing-masing kutub sumber tegangan (bolak balik sama).
- Lihat penunjukan jarum pada papan skala.
- Pastikan yang diukur adalah tegangan DC.
- Putar batas ukur ke arah DCV dengan batas ukur yang lebih tinggi dari tegangan yang diukur. Misalnya tegangan yang di ukur 200 VDC maka batas ukurnya adalah 250 VDC.
- Hubungkan probe ke masing-masing kutub sumber tegangan yaitu probe merah ke kutub positif dan probe hitam ke kutub negatif.
- Lihat penunjukan jarum pada papan skala.
- Putar batas ukur pada Ohm meter X1 / X10.
- Hubungkan probe ke masing-masing ujung jalur / penghantar yang akan dites.
- Kalau jarum bergerak menunjuk nol, berarti kabel / jalur OK, dan sebaliknya.